PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Membentengi Bumi dari Tiga Asteroid

59c9d2a78550c-ilustrasi-asteroid_665_374

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Batu raksasa tengah mendekat ke Bumi. Bahkan, saking dekatnya bisa dilihat dengan mata telanjang alias tanpa menggunakan teleskop.

Batu raksasa atau asteroid yang diketahui bernama Vesta ini merupakan terbesar keempat di Tata Surya.

Tiga asteroid lainnya yaitu Cerres, Pallas dan Juno. Asteroid Vesta akan menerangi langit malam sampai 16 Juli mendatang.

Informasi saja, total luas permukaan Vesta adalah 800 ribu kilometer persegi atau kira-kira sama dengan luas Pakistan yang mencapai 796.095 km persegi.

Besarnya Vesta juga hampir empat kali lebih luas dari Inggris yang mencapai 242.495 km persegi. Mengutip situs Metro, Kamis, 28 Juni 2018, nama Vesta memiliki arti dewi perapian dan rumah tangga dalam mitologi Romawi.

Vesta merupakan salah asteroid yang mudah dilihat karena memiliki permukaan yang memantulkan lebih banyak cahaya daripada Bulan.

Meski bisa dilihat dengan mata telanjang, namun jika ingin mendapatkan tampilan terbaik harus menggunakan teleskop. Karena, Vesta akan terlihat sebagai titik kekuningan di langit.

“Vesta adalah salah satu rentang kecerahan terbesar yang diamati pada setiap bebatuan di Tata Surya kita. Bahan-bahan terang tampak seperti batu asli, sementara material gelap diyakini telah disimpan oleh asteroid lain saat menabrak Vesta,” demikian pernyataan resmi Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA.

NASA memperkirakan sekitar 300 asteroid gelap dengan diameter satu hingga 10 kilometer (0,6 hingga 6 mil) menghantam Vesta selama 3,5 miliar tahun terakhir. Hal ini sudah cukup untuk membungkus Vesta dalam selimut material setebal tiga hingga tujuh kaki (satu hingga dua meter).

Potensi bahaya asteroid

Bukan kali ini saja asteroid mendekati Bumi. Menilik sedikit ke belakang, pada awal tahun ini, tepatnya 18 Januari, asteroid raksasa yang lebih besar dari bangunan tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, meluncur melewati Bumi sekitar dua minggu.

Menurut Daily Mail, Asteroid AJ129 2002 ini digolongkan sebagai asteroid ‘berpotensi berbahaya’ oleh NASA dan akan terbang melewati kecepatan 67 ribu mph (107.826 km/jam), serta berada dalam jarak 4,6 juta mil (7,4 juta km) dari Bumi.

Kecepatan ini diklaim 15 kali lebih cepat daripada pesawat berawak tercepat di dunia, X-15 buatan AS, yang memiliki kecepatan hipersonik atau mampu menempuh jarak 4.520 mph (7.300 km/jam).

Asteroid tersebut melewati Bumi pada 4 Februari pada jarak yang relatif dekat dengan Bumi, yakni sekitar sekitar 2.615.128 mil (4.208.641 km). Untuk diketahui, jarak antara Bumi dan Bulan adalah sekitar 238.855 mil (384.400 km).

AJ129 2002 juga tercatat sebagai asteroid terbesar yang melewati Bumi pada tahun ini. Andaikata asteroid tersebut menabrak Bumi, maka secara cepat bisa berubah menjadi layaknya zaman es di lampau.

Untungnya, asteroid tersebut tidak menabrak Bumi. Lalu, pada 9 Februari, NASA memprediksi akan ada asteroid sebesar ikan paus melintas di dekat Bumi. Jarak lintasannya lima kali lebih dekat dibanding jarak Bulan ke Bumi.

Asteroid bernama 2018CB itu akan melintas dalam jarak 64 ribu km dari Bumi dengan ukurannya 15 sampai 40 meter. Namun NASA mengumumkan bahwa asteroid ini tak membahayakan Bumi.

Peristiwa Chelylabinsk

Manajer Pusat Penelitian Obyek Dekat Bumi Laboratorium Jet Propulsi NASA, Paul Chodas mengatakan, asteroid sebesar ini tak biasanya mendekat ke Bumi. Kalau pun mendekat hanya satu atau dua kali dalam satu tahun.

Kendati sangat kecil ukurannya, tapi, kata Chodas, Asteroid 2018CB bisa lebih besar dibanding asteroid yang masuk ke atmosfer Chelyabinsk, Rusia, pada 2013 lalu.

“Peristiwa Chelylabinsk terjadi saat sebuah meteor berukuran panjang 17 meter masuk menghantam kawasan Pegunungan Ural,” ungkap Chodas, seperi dikutip dari News.com.au.

Ia melanjutkan, ketika asteroid tersebut meledak di atmosfer, gelombangnya membuat 7.200 bangunan rusak, di mana sebagian besar merusak kaca dan melukai 1.500 orang.

Delapan hari kemudian atau 17 Februari, lagi-lagi sebuah asteroid berukuran raksasa sedang bergerak menuju Bumi. Kali ini, NASA mengklaim asteroid tersebut akan membahayakan kehidupan di Bumi. Batuan ruang angkasa tersebut diyakini memiliki lebar hingga 470 meter.

Mengutip Space.com, NASA menamai obyek asing tersebut “2017 VR12” dan terdaftar di situs “Earth Close Approach”. Jika gambaran mengenai ukuran asteroid itu benar adanya, maka ada kemungkinan luas permukaannya mencapai 55 hektare.

Gagal panen

Ukuran ini jauh lebih besar dari kediaman resmi Ratu Inggris Elizabeth II di Buckingham Palace, London, Inggris, yang luas bangunannya hanya sekitar 19 hektare dan kebunnya 40 hektare.

2017 VR12 melesat dengan kecepatan sekitar 14.092 mil per jam dalam radius sekitar empat kali jarak antara Bumi dan Bulan, atau 897.161 mil.

Penyidik NASA, Dante Lauretta, memprediksi bahwa asteroid tersebut tidak akan menghantam Bumi. Apabila terjadi, asteroid ini akan melepaskan energi lebih banyak daripada semua senjata nuklir yang pernah diledakkan sepanjang sejarah manusia.

“Dampaknya adalah kawah seluas lebih dari dua mil akan tercipta dan membunuh jutaan orang bila jatuh di daerah padat penduduk,” tegas Dante.

Peneliti dari Pusat Penelitian Atmosfer Nasional di Colorado, Amerika Serikat, Charles Bardeen menambahkan, batuan luar angkasa dengan luas lebih dari satu kilometer mampu membuat kebakaran hutan akibat membuang debu dan abu dalam jumlah besar ke udara.

Selain itu, sisa-sisa batu antariksa itu tetap ‘menempel’ pada atmosfer selama 10 tahun, sehingga akan menghalangi sinar Matahari.

“Skenario terburuk ini bisa membuat suhu di Bumi turun dan kemungkinan besar sektor pertanian akan mengalami gagal panen selama bertahun-tahun,” katanya, mengingatkan.

Superfireball

Selain berukuran raksasa, ada pula asteroid lebih terang yang terbang mendekat ke Bumi. Minggu, 3 Juni 2018, sebuah asteroid melewati langit Indonesia dari wilayah timur.

Asteroid ZLAF9B2 yang berdiameter 2 sampai 5 meter dan massa 240 ton itu pada Sabtu malam 2 Juni 2018 pukul 22.00 sampai 22.30, melintasi langit Pulau Irian sampai Pulau Sumba.

Astronom amatir, Ma’rufin Sudibyo menjelaskan, dia dan penikmat astronomi sebelumnya telah memprediksi asteroid ZLAF9B2 bakal jatuh di wilayah Indonesia bagian tengah-timur.

Namun perkiraan mereka meleset. Asteroid ZLAF9B2 ternyata jatuh di Botswana Afrika pukul 23.44 WIB atau sejam lewat hampir 15 menit setelah melintas terakhir di atas langit Pulau Sumba.

“Sebelum jatuh ke Bumi, tepatnya ke atmosfer Bumi, asteroid menjadi superfireball atau superboloid,” ujar Ma’rufin kepada VIVA. Ia mengungkapkan, asteroid ini ditemukan astronom beberapa jam sebelum jatuh ke Bumi.

Sistem Catalina Sky Survey yang bermarkas di Amerika Serikat mendeteksi batu antariksa ini. “Namun karena profil orbitnya belum jelas pada saat itu ditambah prakiraan bakal jatuh di Indonesia bagian tengah-timur, maka ada kesalahan. Asteroid tak terlihat,” jelasnya.

Ma’rufin mengungkapkan, berdasarkan laporan ke American Meteor Society (AMS) tentang ketampakan superfireball asteroid tersebut. Terangnya selama 2 detik dan diprakirakan melebihi Matahari, dengan prakiraan magnitudo visual -27 pada saat itu.

“Tidak terdengar suara dentuman dan disusul terlihatnya jejak asap (trail) sepanjang 10 derajat selama beberapa saat kemudian,” tutur dia.

Jatuh di Afrika

Masih di hari dan tanggal yang sama, sebuah asteroid diketahui tiba-tiba menerangi langit di atas Botswana, Afrika. Kejadian itu pada Sabtu petang.

Para ilmuwan dari NASA menemukan benda luar angkasa itu setinggi enam kaki hanya beberapa jam sebelum mencapai Bumi. NASA lalu melacak 90 persen benda-benda dekat Bumi yang berdiameter lebih dari 460 kaki atau sekitar 150 meter.

Asteroid yang baru saja jatuh di salah satu negara Afrika ini dilabeli 2018 LA oleh Catalina Sky Survey di Arizona, AS.

Ilmuwan NASA menyadari bahwa asteroid berada di jalur tabrakan dengan Bumi namun bisa memprediksi beberapa lokasi jatuhnya di Bumi, seperti dikutip situs Gizmodo.

Asteroid 2018 LA memasuki atmosfer dengan kecepatan sekitar 38 ribu mil per jam pada pukul 18.44 waktu Botswana, menciptakan bola api. Meski ‘kedatangan’ asteroid ke Bumi tanpa peringatan, bukan berarti tidak membuat kerusakan.

Hingga kini, para ilmuwan terus mengembangkan teknologi yang dapat menangkal atau membelokkan asteroid yang mengarah ke Bumi.

Tangkal asteroid

Hal ini merupakan langkah antisipasi terbaik untuk mencegah bencana yang mungkin terjadi di masa depan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yaitu Gedung Putih, NASA, dan Federal Emergency Management Agency (FEMA), membahas mitigasi bencana asteroid.

Hal tersebut berlangsung pada Kamis, 21 Juni 2018, seperti dikutip dari NBC News. Pembahasan ini ditempuh sebagai bagian pembahasan atas rencana NASA membelokkan asteroid yang menghantam Bumi.

“Dampak asteroid merupakan skenario yang mungkin harus kita siapkan,” kata Pimpinan National Response Coordination Branch FEMA, Leviticius Lewis.

Rencana NASA untuk membelokkan asteroid itu tertuang dalam laporan terkini The White House Office of Science and Technology Policy yang berjudul National Near-Earth Object Preparedness Strategy and Action Plan.

Dokumen berisi 18 halaman itu menguraikan langkah-langkah NASA dan FEMA pada 10 tahun mendatang. Lewis mengatakan, diperlukan persiapan khusus dan matang untuk menjalankan misi itu.

Sebab, terdapat konsekuensi yang tinggi pada proses pembelokkan itu. “Rencana ini bukan hanya untuk berburu asteroid berbahaya, namun juga memprediksi dampak yang mengancam di masa depan dan efek potensial yang muncul di Bumi,” papar dia.

Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo
Iklan

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – SBY Pertanyakan Resep Melejitnya Suara Sudrajat-Syaikhu

5a841055957f8-cagub-dan-cawagub-jawa-barat-sudrajat-kiri-ahmad-syaikhu-kanan_665_374

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi soal disalipnya suara duet Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi oleh pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu di Pilgub Jawa Barat. Dalam hitung cepat atau quick count, suara duet Sudrajat-Syaikhu mengalahkan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

SBY mengaku cukup terkejut dengan melonjaknya suara Sudrajat-Syaikhu.

“Mungkin bisa bertanya kepada pasangan Pak Sudrajat dan Pak Syaiku, karena peningkatannya dibanding survei sebelumnya luar biasa. Tanyakan pada beliau, pak strateginya apa, taktiknya apa?” kata SBY di kantor DPP Demokrat, Rabu 27 Juni 2018.

Ia mengungkapkan, ada yang menyampaikan padanya pada hari-hari terakhir pasangan Sudrajat-Syaikhu menampilkan sesuatu yang berbeda.

“Calon-calon yang lain itu, yang didukung nanti (saat pilpres), Pak Jokowi, sedangkan pasangan yang itu (Sudrajat-Syaikhu) bukan Pak Jokowi,” lanjut SBY.

Dia mengaku, tak tahu apakah yang ia sebutkan menjadi faktor bagus dengan tampil beda. Sebab, Sudrajat-Syaikhu seperti menampilkan calon lain yang didukung bakal capres tertentu.

“Apakah itu juga akhirnya menambah suaranya, kita tidak tahu, ini informasi saya dengar hari ini. Bagus ini menurut saya, boleh ditanya ke Pak Sudrajat. Silakan, mungkin ada resep dari beliau mengapa peningkatannya tajam sekali dari semua hasil survei selama ini,” kata SBY.

Dalam quick count sejumlah lembaga survei, justru duet Sudrajat-Syaikhu yang mengejar Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Padahal, saat awal quick count, suara pasangan yang dikenal Asyik ini kalah dari Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Bahkan jauh tertinggal dari Ridwan Kamil-Uu.

Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo

Balas Serangan SBY, Moeldoko: Saya Bisa Pertanggungjawabkan

5aa234250dbef-kepala-staf-kepresidenan-moeldoko_665_374

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pihak Istana kembali merespons tuduhan yang dilayangkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait ketidaknetralan aparat pemerintah di Pilkada Jawa Barat 2018. Aparat yang disinggung SBY adalah Polri dan intelijen.

Menurut Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, netralitas para aparat tidak perlu diragukan. Pemerintah senantiasa menekankan kepada mereka, baik itu prajurit TNI, anggota kepolisian, hingga para aparatur sipil negara, supaya sama sekali tidak berpihak dalam perhelatan politik.

“Saya ingin menegaskan itu, bahwa tidak ada sebuah kebijakan (arahan keberpihakan) untuk itu, dan saya bisa mempertanggungjawabkan,” ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018.

Mantan Panglima TNI ini menilai, kecemasan atas ketidaknetralan aparat sekadar muncul karena situasi politik memang memanas menjelang Pilkada pada 27 Juni 2018. Meski demikian, Moeldoko menjamin bahwa pemerintah tidak akan menciderai demokrasi dengan praktik-praktik itu.

“Proses demokrasi tidak akan dikotori oleh hal-hal yang bersifat pragmatis seperti itu,” ujar Moeldoko.

Sebelumnya, Ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menyesalkan adanya tindakan berat sebelah pihak Pemerintah kepada pasangan calon gubernur – wakil gubernur Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi menjelang pencoblosan pada 27 Juni 2018.

Pihaknya mengungkapkan, tindakan berat sebelah itu dilakukan pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Komjen Pol M Iriawan?.

“Di Jawa Barat yang baru saja dengar, apa harus rumah dinas mantan wakil gubernur digeledah, diperiksa Penjabat (Pj) Gubernur. Kalau tidak salah sekarang merembet ke rumahnya calon wakil gubernur,” kata SBY di Bogor Jawa Barat, Sabtu 23 Juni 2018.

Menurutnya, hal tersebut sangat disayangkan terjadi. Bahkan, SBY mempertanyakan keadilan kenapa hanya pasangan Deddy-Dedi yang menjadi target penggeledahan.?

“Mengapa hanya pasangan ini? Mengapa pasangan yang lain tidak dilakukan, padahal dari sebagian mereka anggota legislatif sebelumnya,” ujarnya.?

Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo

Catat, 4 Pecahan Uang Rupiah Ini Kedaluwarsa Akhir 2018

58664e1a2aa3b-rupiah-ditutup-melemah-terhadap-dollar_665_374

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bank Indonesia mengatur perihal pencabutan dan penarikan peredaran sejumlah uang kertas. Hal itu diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/33/PBI/2008.

Uang kertas tersebut yaitu pecahan Rp100.000 tahun emisi 1999, Rp50.000 tahun emisi 1999, Rp20.000 tahun emisi 1998, dan Rp10.000 tahun emisi 1998.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Agusman membenarkan hal tersebut. Dia mempersilakan masyarakat yang memiliki uang tersebut untuk menukarkan ke kantor BI terdekat.

“Iya betul, silakan datang ke kantor BI terdekat, nanti kasir BI akan memeriksa apakah uang yang akan ditukar asli atau tidak,” kata Agusman saat dikonfirmasi VIVA, Minggu, 24 Juni 2018.

Adapun jangka waktu dan tempat penukaran uang tersebut diatur di dua tempat, yakni di bank umum terhitung sejak 31 Desember 2008 sampai dengan 30 Desember 2013, sehingga saat ini sudah tidak bisa ditukar di bank umum.

Kedua, terhitung sejak 31 Desember 2013 sampai dengan 30 Desember 2018 penukaran hanya bisa dilakukan di Bank Indonesia.

Agusman menjelaskan, uang tersebut akan ditukar dengan nilai 1:1 sepanjang uang yang diberikan adalah uang yang asli. “Sepanjang asli tentunya akan ditukar 1:1,” katanya.

Dia menegaskan, aturan ini telah diterbitkan sejak 2008 agar masyarakat bisa siap-siap untuk menukar. “PBI (Peraturan Bank Indonesia)-nya sudah lama. Jadi sudah disiapkan sejak dulu agar masyarakat siap-siap untuk menukar. Tidak dadakan,” ujarnya.

Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Messi Cuma Bisa Lakukan Ini Saat Argentina Dibantai Kroasia

5b2c0f51b3cd5-lionel-messi_665_374

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Lionel Messi kembali menghadapi situasi buruk di Piala Dunia 2018. Setelah gagal mencetak gol lewat tendangan penalti di laga awal antara Argentina melawan Islandia, kini dia tidak berdaya saat menghadapi Kroasia.

0-3, Argentina dilumat oleh Kroasia. Messi yang tadinya berharap bisa menebus kesalahan, justru kembali mati kutu.

Semestinya Messi bisa menjadi inspirator bagi tim. Dia andalan di lini depan. Namun yang terjadi sebaliknya.

Malah Messi tampil melempem. Statistik mencatat, Messi bahkan hanya membuat 20 sentuhan di babak pertama dan 29 di paruh waktu kedua.

Mirisnya, Messi hanya sekali saja melepaskan tembakan melawan Kroasia. Itu pun tidak mengarah ke gawang, seperti dikutip Whoscored.

Untuk passing, bintang Barcelona itu melakukan 32 operan dengan persentase akurasi 75 persen. Dia juga melancarkan dua tekel serta membuat dua pelanggaran.

Kekalahan dari Kroasia membuat Argentina kini berada di ujung tanduk. Mereka terancam gagal lolos ke fase selanjutnya karena hanya tinggal berebut satu tiket saja dari Grup D dengan Nigeria dan Islandia.

Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Iwan Bule Terus Diprotes Jadi Pj Gubernur, Ini Saran Aa Gym

5b2a52932afb9-penjabat-pj-gubernur-jawa-barat-komjen-m-iriawan-dan-kh-abdullah-gymnastiar_665_374

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – KH. Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym angkat bicara soal penolakan beberapa pihak soal keputusan Menteri Dalam Negeri menetapkan mantan Kapolda Jawa Barat Komjen Pol M Iriawan menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat 2018.

Aa Gym menilai, penetapan Iriawan menjadi Pj gubernur jangan sampai berlarut dengan perdebatan. Bahkan, lanjut Aa Gym, pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan menjaga netralitas ASN di Pilkada serentak di 16 Kabupaten Kota dan Pilgub Jabar dengan situasi kondusif harus menjadi perhatian di bawah kepemimpinan Iriawan.

Lanjut Aa, masyarakat maupun kelompok yang merasa tidak sepakat dengan penetapan Iriawan, lebih baik mengawasi kinerjanya sampai ditetapkannya gubernur definitif.

“Pilkada seminggu lagi, saya menyimak polemik yang ada di media, kalau Aa menyarankan karena sekarang sudah dilantik mari kita kalau ada yang meragukan mari kita cermati sama-sama sikap beliau,” ujar Aa Gym seusai dikunjungi Iriawan di Bandung Jawa Barat, Rabu 20 Juni 2018.

Bahkan, Aa Gym menyarankan kepada seluruh pihak berani mengingatkan Iriawan jika saat melaksanakan tugas Pj gubernur terdapat kekeliruan.

“kalau nanti ada yang didapati kurang berkenan atau bersalah, bantu ingatkan dengan cara yang baik. Tapi kalau ternyata beliau melaksanakan amanah ini seadil-adilnya, harus kita apresiasi,” katanya.

Lanjut Aa Gym, kondusifitas tetap harus dijunjung tinggi meski berbeda pendapat dengan pemerintah.” kita tidak bisa terus menerus dalam suasana beda pendapat yang panas. Memang amanah itu di dunia sebentar, di akhirat luar biasa beratnya dan saya percaya beliau sebagai senior dalam kiprah di polisi tentu tidak mau Suul Khotimah,” katanya.

“Beliau akan jaga amanah ini, tidak mau mengecewakan orang tua, keluarga dan karirnya tidak mau diakhiri dengan sesuatu yang tidak baik,” tambahnya.

Seperti diketahui, Iriawan akan menjadi Plt Gubernur hingga dilantiknya Gubernur Jabar baru hasil Pilkada 2018, yang akan berlangsung pada bulan ini. Dia sebelumnya menjabat Sekretaris Utama Lemhanas.

Dia akan menjadi Plt Gubernur sejak Senin 18 Juni 2018, menggantikan Pelaksana Harian (Plh) Iwa Karniwa. Hal tersebut disahkan dalam pelantikan oleh Menteri Dalam Negeri yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 106/P/2018 tentang Pengesahan pemberhentian dengan Hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat masa jabatan 2013-2018, dan pengangkatan Pejabat Gubernur Jawa Barat.

Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo

Isi Pesan Orang Non-Muslim ke Ustaz Abdul Somad

5b194b179b2c2-ustaz-abdul-somad_665_374

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Ternyata pengagum Ustaz Abdul Somad tidak berasal dari umat Islam saja. Ada juga orang non-Islam yang suka menyaksikan ceramahnya.

Apa yang terjadi di kehidupan Ustaz Abdul Somad ini diungkapkan melalui akun Instagram pribadinya, @ustadzabdulsomad.

Ustaz Somad hanya mengunggah sebuah foto yang bergambarkan komunikasi dirinya dengan non-Muslim itu. Dari pengamatan VIVA, tertulis kalimat komunikasi sebagai berikut,

“Selama sore bpk ustad woww mantapp suka saya dengar dan lihat tvone tegas jelas serta mudah di mengerti suksessss pak ustaz salam keluarga” seperti dikutip dari tulisan itu.

“Sukses selalu buat,” tulis Ustaz Somad membalas pesan itu.

Tak hanya berkirim pesan tulisan, orang itu juga mengirimkan sebuah foto yang memperlihat sejumlah orang sedang menonton televisi dan melihat Ustaz Somad sedang berceramah.

Foto ini diunggah dengan ditulis keterangan yang berbunyi, “Seorang non-Muslim berkomentar tentang tausiyah UAS”.

Tidak diketahui siapa orang non-Muslim yang mengagumi Ustaz Somad itu, karena Ustaz Somad menutup nama pengaggumnya itu. (ase)

Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo