Berapa Omzet Penjual dari Fenomena Karangan Bunga untuk Ahok?

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Fenomena karangan bunga untuk Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyita perhatian masyarakat belakangan ini.

Bagaimana tidak, ribuan karangan bunga sempat berjejer di Balai Kota DKI Jakarta. Tidak hanya di Balai Kota, karangan bunga untuk Ahok juga berada di beberapa titik yaitu Rutan Cipinang dan Mako Brimob Kepala II Depok.

Jelas, fenomena ini tak lain menguntungkan para penjual atau perajin bunga. Lantas, berapa keuntungan yang mereka dapat?

Ronald (30) salah satu penjual di Pasar Bunga Rawa Belong Jakarta menerangkan, pesanan terbanyak untuk karangan bunga sekitar 1-2 minggu lalu. Bunga-bunga itu dikirimkan ke Balai Kota Jakarta.

Untuk Ahok saja, dia mengaku bisa membuat 15-20 papan karangan bunga per hari. Dengan begitu, jika digabung dengan pesanan biasa untuk pernikahan, kematian, dan peresmian sehari bisa membuat 30 karangan bunga.

“1-2 minggu lalu banyak, saya cuma 15-20 karangan bunga (untuk Ahok saja) per hari,” kata Ronald pemilik Toko Pelangi Bunga Indonesia kepada Liputan6.com di Pasar Rawa Belong Jakarta, Kamis (11/5/2017).

Dia mengatakan, fenomena ini termasuk bersejarah karena belum pernah menerima pesanan bunga sebanyak ini. Momen-momen banyaknya pesanan bunga terjadi saat meninggal-nya Presiden ke-2 Soeharto dan meninggal-nya suami dari Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri. “Cuma Pak Harto, suami Megawati paling 1.000. Ini parah sampai puluhan ribu,” kata dia.

Lebih lanjut, tiap papan karangan bunga itu dijual seharga Rp 450 ribu. Sementara, biaya produksi tiap papan bunga Rp 300 ribu sampai Rp 350 ribu.

Memang, Ronald belum bisa membeberkan berapa besar keuntungan penjualan bunga karena fenomena Ahok tersebut. Namun, dia menuturkan, omzet penjualan bakal naik sekitar Rp 20 juta-Rp 30 juta bulan ini. Sementara, rata-rata omzet setiap bulan di kisaran Rp 100 juta.

“Omzet kayaknya naik, kan makin banyak. Omzet Rp 100 juta per bulan, kan bagi-bagi yang lain juga, paling naik Rp 20-30 juta,” ungkap Ronald.

Ronald mengaku, order karangan bunga untuk Ahok ini lebih banyak dipesan oleh pribadi serta kelompok kecil seperti ibu-ibu arisan. Dia menambahkan, karangan order karangan bunga untuk Ahok masih berjalan walaupun tak sebanyak minggu lalu.

“Ya memang nggak begitu banyak, ada 1-2 karangan bunga, tapi nggak begitu banyak. Minggu kemarin 10 bunga, 15 bunga, 20 bunga,” ujar dia.

Maraknya pesanan bunga dibenarkan Wawan (45). Wawan sendiri merupakan pekerja di toko bosbunga.com. Toko tersebut juga terletak di Pasar Bunga Rawa Belong.

Dia menjelaskan, bisa membuat 20 karangan bunga per hari hanya untuk Ahok. Khususnya, saat momen karangan bunga membanjiri Balai Kota Jakarta.

Alhamdulilah semua kebagian. Sehari bisa bikin 20 per hari, di luar itu juga banyak. Kemarin itu acara simpatisan itu jadi banyak,” kata dia.

Padahal, di hari biasa dia hanya melayani 10 karangan bunga untuk acara pernikahan, kematian, maupun peresmian. “Kalau biasa ada 10 per hari,” ujar dia.

Namun, pesanan bunga tersebut kini sudah susut. Wawan sendiri mengaku, saat ini baru melayani pesanan untuk pernikahan. “Sudah nggak, untuk acara wedding sudah habis,” ujar dia.

 

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

 

Berapa Uang yang Dihasilkan Pasukan Hacker Korea Utara?


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta, Hidup di bawah kekangan besar dari pemerintahnya, membuat banyak rakyat Korea Utara (Korut) tidak mengetahui dengan baik akan dunia teknologi dan internet.

Walau begitu, negara komunis satu ini ternyata mampu mendulang penghasilan cukup besar dari aktivitas pasukan siber miliknya. Pasukan ini sering meretas berbagai situs milik pemerintah hingga bank internasional.

Menurut National Intelligence Service, Korea Selatan, ada sekitar 1.000 sampai 3.000 hacker profesional yang dibina Korut. Pemerintah Korut melatih para hacker tersebut di sekolah-sekolah elit dan ditempatkan dalam satu tempat tinggal terpusat sehingga mudah dimanfaatkan untuk
melancarkan serangan siber ke berbagai negara.

Dari aksi meretasnya, (9/5/2017), aksi hacker Korut meretas Bangladesh Bank pada 2016 mampu mencuri uang hingga US$ 1 miliar. Jumlah uang tersebut dinilai cukup untuk membiayai percobaan nuklir di Korut.

Sebelumnya diberitakan, pasukan hacker Korea Utara juga mampu meretas bank Banco del Austro di Ekuador. Aksi tersebut mencuri uang hingga US$ 12 juta di tahun 2015.

Paling baru, lembaga keamanan siber Korea Selatan menuduh hacker Korea Utara atas pencurian bitcoin seharga US$ 90 ribu. Pencurian ini dilakukan setiap bulan dari Korea Selatan dan beberapa negara di dunia sepanjang 2013-2015.

Laporan yang dikeluarkan perusahaan keamanan Symantec Corp menjelaskan, kelompok hacker Korea Utara sering disebut dengan nama Lazarus. Dalam sebuah pernyataan di blog-nya, Symantec mengatakan kelompok ini bertanggung jawab atas serangan siber di 31 negara.

Kasus hacking terbesar yang ditemukan oleh Symantec adalah di Polandia, diikuti Amerika Serikat (AS), Meksiko, Brasil dan Chili.

Meski sebagian besar serangan siber itu tak berhasil mendapatkan sejumlah uang,

Symantec menyebut sebagian lagi berhasil menghasilkan uang dengan metode yang makin canggih. Misalnya saja saat meretas sebuah situs di Polandia, para hacker menanamkan kode berbahaya ke laman tersebut.

Sumber : liputan6.com
rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Berapa Uang yang Dihasilkan Pasukan Hacker Korea Utara?

Gerakkan Roda Partai di Sumsel, Ketum Hanura Temui Langsung Seluruh Kader

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta terus aktif menggerakkan roda politik partainya ke daerah.
Hari Kamis (20/1/2017), OSO –begitu akrab disapa– menghadiri Silaturahmi & Pengarahan Ketua Umum DPP Partai Hanura DR Oesman Sapta dengan kader Se-Sumatera Selatan (Sumsel) di Ball Room Hotel Novotel.
Sekretaris DPD Partai Hanura Sumsel, Zakaria Abas SH MHum melaporkan beberapa hal khusus terkait dengan pergerakan partai.

Laporan tersebut berkaitan erat dengan perkembangan di tubuh partai Hanura Se-Sumsel.

“Partai Hanura Sumsel khususnya DPD telah melaksanakan musyawarah cabang dan memilih pengurus di  17 kabupaten kota. Sedangkan untuk musyawarah anak cabang sudah 98 persen, musyawarah anak ranting baru 30 persen. Kenapa belum tuntas karena terkendala jarak, namun dalam waktu tidak lama lagi akan kita selesaikan,” lanjutnya.

Sementara untuk persyaratan yang dibutuhkan guna mengikuti verifikasi akruan dan faktual KPU Sumsel sudah bisa dilakukan.

“Besar kemungkinan lolos verifikasi aktual dan faktual,” tegasnya.

Untuk memperkuat langkah perjuangan partai dimasa mendatang, Hanura Sumsel terus melakukan pembinaan dan pendataan organisasi. Mengingat tahun 2019 target Hanura menjadi partai terbesar ke tiga di Indonesia tercapai.

“Kita kerja keras bagaimana membangun dan mencapai apa yang sudah ditargetkan Ketua Umum DPP Hanura,” pungkasnya.(azis)

Sumber: kliksaja.co

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Anggota Polda Sumut Dibacok Komplotan Pengedar Narkoba

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rangkuti, petugas Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara menjadi korban pembacokan saat bertugas mengungkap kasus narkoba.-rifanfinancindo

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, kasus pembacokan terhadap AKP Rangkuti masih dalam pengembangan atau penyelidikan. Namun kata Rina, ada beberapa tersangka baru yang diamankan, setelah sebelumya petugas berhasil mengamankan tiga orang diduga terlibat penganiayaan.

“Empat orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan ini kembali diamankan. Sehingga total terduga pelaku yang ditangkap tujuh orang,” kata Rina, Jumat siang (07/04/2017).

Dijelaskan, peristiwa itu terjadi di Jalan Denai Jermal 15 Gg Dojo pada hari Rabu, 6 April 2017, pukul 12.00 wib.

Disebutkan, kronologi pembacokan itu bermula saat petugas Unit 3 Subdit 3 Dit Narkoba Poldasu yang dipimpin Kanit Kompol Sembiring dan Panit AKP Rangkuti beserta 3 personel melakukan penyamaran menjadi pembeli narkoba (undercover buy) di lokasi itu.

Saat itu, AKP Rangkuti sudah memegang dan melakukan pengamanan terhadap tersangka Benget dan Putri. Tiba-tiba tersangka berteriak rampok menyusul dan beberapa rekan rekan tersangka bersama warga melakukan pengeroyokan serta pemukulan dengan mengunakan senjata tajam dan balok. Diduga tersangka dan komplotannya memprovokasi warga sehingga melakukan penyerangan terhadap petugas.

Akibat penyerangan tersebut, AKP Rangkuti mengalami luka bacok di kepala, luka di lengan dan jari memar.

“Sementara korban dirawat di RS Materna di Jl. Teuku Umar Medan Petisah,” terang Kombes Pol Rina Sari.

Kabid Humas Polda Sumut menambahkan, dari penangkapan terhadap tiga pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti 2 unit kendaraan roda 2, kayu yang ada bercak darah.

Sedangkan, empat terduga lainnya yang berhasil ditangkap masih dalam proses pemeriksaan.

[***]

Sumber: kliksaja.co
rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

 

Inilah 5 Pabrikan Smartphone Terbesar di Dunia

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Angka pengapalan smartphone dunia mengalami pertumbuhan sebesar 4,3 persen atau lebih tinggi dari ekspektasi (3,6 persen) pada kuartal pertama 2017, menurut laporan terkini dari IDC.

Lembaga riset pasar tersebut mengatakan pertumbuhan tinggi itu didorong oleh meningkatnya pengapalan dari pabrikan-pabrikan asal China, yakni Huawei, Vivo, dan Oppo yang masing-masing mencatat pertumbuhan dua digit dibanding kuartal yang sama sebelumnya.

“Kuartal pertama menunjukkan bahwa industri smartphone belum mati dan masih terus tumbuh,” sebut program vice president IDC Worldwide Quarterly Mobile Device Trackers, Ryan Reith, dalam laporan yang dirilis IDC.

Pertumbuhan volume pengapalan smartphone Oppo bahkan nyaris mencapai 30 persen. Sementara itu, Samsung dan Apple, dua pabrikan yang bercokol di posisi teratas, relatif tidak mengalami perubahan signifikan.

Tabel pengapalan lima pabrikan smartphone terbesar di dunia pada kuartal pertama 2017, menurut data IDC Quarterly Mobile Phone Tracker.(IDC)

Samsung mempertahankan posisi sebagai pabrikan smartphone terbesar dengan angka pengapalan sebesar 79,2 juta unit dan market share 22,8 persen. Apple duduk di urutan kedua dengan shipment 51,6 juta unit dan pangsa pasar 14,9 persen.

Huawei, Oppo, dan Vivo secara berturut-turut menempati posisi ketiga, keempat, dan kelima dengan pangsa pasar gabungan mencapai lebih dari 22 persen, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Android Authority, Senin (1/5/2017).

IDC memperkirakan pengapalan smartphone di kuartal kedua 2017 akan kembali mencatat kenaikan dengan hadirnya perangkat-perangkat flagship baru, seperti duo Galaxy S8 dan Huawei P10

Sumber : tekno.kompas.com

rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA